FAQ

Pertanyaan yang umum ditanyakan dalam Program One Pesantren One Product.
Apakah yang dimaksud dengan Program One Pesantren One Product?
One Pesantren One Product yang kemudian disingkat menjadi OPOP adalah salah satu kegiatan dari program Gubernur Jawa Barat periode tahun 2019-2023 yang disebut Program “Pesantren Juara” dalam rangka mendorong pemberdayaan pesantren agar mempunyai produk unggulan serta mampu mandiri secara ekonomi.

Kegiatan OPOP ini dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil melalui UPTD Pendidikan Pelatihan Perkoperasian dan Wirausaha Provinsi Jawa Barat, dan tahapan kegiatan meliputi; Pelatihan dan Magang, Pendampingan Usaha, Temu Usaha, Lomba Produk Unggulan Pesantren, dan Pameran OPOP.
Batas Waktu dan Cara mendaftar/membuat akun OPOP ?
Pendaftaran Online dibuka setiap awal tahun pada bulan Februari-Maret

Proses pendaftaran sangat mudah dan seluruh data serta dokumen anda akan secara otomatis di daftarkan kedalam sistem pendaftaran online melalui website OPOP.
Apakah bisa dibantu untuk mendaftar secara Online ?
Tidak bisa dibantu. Proses pendaftaran secara online dan wajib mempunyai nomor HP aktif (SMS/Telp) maupun whatsapp. Karena setiap pendaftar akan dikirim kode OTP ke nomor HP untuk login ke web OPOP.
Persyaratan Pesantren
  • Wajib Memiliki NSPP (Nomor Statistik Pondok Pesantren)
  • Melampirkan IUMK/SKU (Surat Keterangan Usaha) Minimal sudah berjalan 1 tahun
  • Photo Pesantren Terbaru, Tampak Depan atau Logo Pesantren.
  • Wajib Mendaftarkan 1 (satu) Orang Perwakilan Santri Pesantren.
  • Wajib memiliki NPWP & Rekening Bank Pemerintah a.n Pesantren
Syarat Perwakilan Pondok Pesantren
  • Pendidikan Minimal SD/MI/Sederajat.
  • Warga Negara Indonesia.
  • Usia 17 s.d 55 Tahun
  • Melampirkan KTP
  • Melampirkan Pasphoto Berwarna
  • Surat Keterangan Sehat dari Dokter/Puskesmas.
  • Surat Keterangan Kelakuan Baik (Minimal dari RT/RW).
  • Surat Tugas dari Pimpinan Pondok Pesantren.
  • Melampirkan Photo Produk Terbaru.
  • Mengajukan Proposal Pengembangan Usaha Pesantren.
Apakah dokumen dan proposal untuk persyaratan OPOP harus di Scan?
Proposal bisa dalam bentuk format dokumen Microsoft Word .doc , .docx maupun .pdf. Sedangkan untuk dokumen lainnya, peserta dapat mengirimkannya dalam format file Image/Gambar .jpeg/jpg dan .png semua dokumen harus diunggah langsung melalui website ini pada halaman profil pesantren anda. Ukuran file untuk image tidak lebih dari 5 Mb dan dokumen (proposal) maksimal 10 Mb.
Apa saja Tahapan Pendaftaran dan Seleksi Program OPOP?
Pesantren dan Perwakilannya diwajibkan mendaftar secara online, kemudian melengkapi persyaratan dokumen dan administrasi yang telah ditentukan, untuk kemudian dapat mengikuti Tes Wawancara dan Seleksi.
Apakah Perwakilan Pesantren boleh mendaftar menggunakan KTP asal luar Jawa barat?
Syarat dari perwakilan pesantren adalah Warga Negara Indonesia yang memiliki Kartu Tanda Penduduk dan perwakilan tersebut adalah santri/pengurus yang diperbolehkan berasal dari seluruh Indonesia, Dengan lokasi pesantren hanya yang berada di wilayah Jawa Barat.
Dimanakah UPTD Balai Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian dan Wirausaha Jawa Barat berada ?
BALATKOP JAWA BARAT
Jalan Soekarno-Hatta KM. 11 No. 708, Gede Bage, Kota Bandung.

Peta Menuju Balatkop Jabar
Kapan Hasil Seleksi OPOP ini akan diumumkan ?
Peserta yang lolos akan dihubungi melalui SMS, email, atau Whatsapp, pastikan nomor telepon/email anda aktif untuk dapat menerima pesan dari Website OPOP, atau anda juga dapat melihat informasi atau pengumuman hasil seleksi pada website opop.jabarprov.go.id.
Jenis bidang usaha apa saja yang dapat diikutsertakan pada program OPOP?
Jasa, Konveksi, Makanan, Minuman, Pertanian, Kerajinan, Peternakan, Perikanan, Perdagangan, Lain-Lain.
Apa saja Mekanisme dan Keuntungan Pesantren yang lolos dalam proses seleksi OPOP?
Program ini tidak hanya bagi pesantren yang sudah memiliki koperasi (Kopontren), seluruh Pondok Pesantren di Jawa Barat dapat mengikutinya karena kami pun memberikan kesempatan bagi semua pesantren yang memiliki potensi mengembangkan usahanya.

Setiap peserta yang lolos seleksi akan menjalani Pelatihan OPOP, yang dibagi menjadi 2 type; pelatihan Startup dan pelatihan Scale UP. Untuk Pesantren yang mendaftar sebagai startup maka pelatihan selama 3 hari.

Kategori Startup/Scaleup bisa diganti oleh juri yang menilai saat audisi atau visitasi.

Setelahnya akan dilanjutkan dengan program pendampingan usaha, perlombaan produk terbaik, pameran bisnis OPOP, pameran antar provinsi dan pameran ke luar negeri.
Silahkan hubungi kami jika ada yang ingin anda tanyakan mengenai program OPOP. Pilih LO Kab/Kota domisili Anda!
WeCreativez WhatsApp Support
LO Cirebon & Kuningan
Rizky
Available
WeCreativez WhatsApp Support
LO Bekasi
Raka
Available
WeCreativez WhatsApp Support
LO Sukabumi & Cianjur
Agung
Available
WeCreativez WhatsApp Support
LO Majalengka & Indramayu
Andi
Available
WeCreativez WhatsApp Support
LO Subang, Karawang, Purwakarta
Cyntia
Available
WeCreativez WhatsApp Support
LO Depok & Bogor
Fajar
Available
WeCreativez WhatsApp Support
LO Tasikmalaya
Noval
Available
WeCreativez WhatsApp Support
LO Ciamis, Banjar, Pangandaran
Yeyen
Available
WeCreativez WhatsApp Support
LO Kab. Bandung, KBB & Cimahi
Yuke
Available
WeCreativez WhatsApp Support
LO Sumedang & Kota Bandung
Angga
Available
WeCreativez WhatsApp Support
LO Kab. Garut
Asep Hakim
Available