Bicara tentang bisnis, tentu banyak orang berfikir bisnis itu harus bisa memberikan manfaat kepada diri sendiri, keluarga, masyarakat dan bahkan negara dimana akan semakin banyak orang yang mendapatkan manfaat atas kehadiran bisnis tersebut. Hmmmm… rasanya ada satu lagi yang harus menjadi perhatian dan fokus entrepreneur muda muslim yaitu mencari keridhaan Allah SWT sehingga memberikan manfaat dunia dan akhirat.
Bagi entrepreneur muda muslim, sejatinya konsep ini harus menjadi dasar bagaimana mereka bisa memiliki pemahaman yang benar terhadap bisnis. ada satu hal yang menarik yaitu bagaimana membuat bisnis itu memberikan manfaat bagi diri sendiri, orang lain dan masyarakat, alam dalam jangka panjang, baik dunia dan akhirat. Kalau dilihat satu persatu, akan memberikan gambaran bagaimana bisnis itu lebih jauh dari kepentingan duniawi saja, akan tetapi, juga bisa menjadi jalan untuk menuju surganya Allah SWT.
Akan tetapi, dasar yang dapat membuat bisnis itu berjalan dengan baik adalah bagaimana entrepreneur muda muslim mendapatkan rejeki yang halal dan dikelola dengan baik sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh Allah SWT. Tidak dapat dipungkiri bahwa ini salah satu yang bisa membuat jalannya bisnis dengan baik dan mencapai tujuan yang sudah ditetapkan tadi, baik dunia dan akhirat, tanpa rejeki yang dalam konteks ini adalah laba dari bisnis, tentu akan berat sebuah bisnis bisa mempertahankan jalannya usaha dengan baik.
Oleh karena itu, kesadaran setiap entrepreneur muda muslim, termasuk saya, bahwa rejeki itu dari Allah SWT harus benar-benar dipahami, dihayati dengan baik sehingga dapat membangun sebuah kerangka berfikir, kerangka membuat keputusan serta kerangka bertindak yang benar. Tidak akan keluar dari kerangka utama tersebut dan membuatnya semua menjadi rancu. Diharapkan tidak akan lepas dari sana kerangka berfikirnya.
Barulah setelah itu fokus mempelajari aturan yang sudah ditetapkan Allah SWT melalui Alquran dan hadis yang disampaikan oleh Rasulullah Muhammad SAW. Waktunya entrepreneur muda muslim mulai mendalami ajaran agama yang pastinya menjadi jalan untuk sukses dunia dan akhirat. Barulah setelah itu, fokus dalam menjalankannya, minimal menjauhi larangan yang sudah ditetapkan Allah SWT dan meningkatkan amalan-amalan yang diperintakan-Nya. Insya Allah, akan tercipta entrepreneur-entrepreneur muda muslim yang tangguh dalam menjalankan bisnis dan memiliki sustainable competitive advantage atau keunggulan bersaing yang berkelanjutan ditengah tingginya tingkat persaingan bisnis saat ini. Insya Allah akan sukses dunia dan akhirat.
Penulis : Dr. Meriza Hendri, S.IP, MM
merizahendri.com