Sisi yang harus teraktualisasi dari seorang wirausaha adalah Memiliki Kreatifitas Tinggi. Kreativitas adalah kemampuan untuk berfikir yang baru dan berbeda atau berfikir sesuatu yang baru (thinking new thing), oleh karena itu kewirausahaan adalah berfikir dan bertindak sesuatu yang baru atau berfikir sesuatu yang lama dengan cara-cara baru, termasuk mengungkapkan ide-ide kreatif ketika seorang wirausaha melihat sesuatu yang lama dan berfikir sesuatu yang baru dan berbeda. Oleh karena itu kreativitas adalah menciptakan sesuatu dari yang asalnya tidak ada (generating something from nothing). Dan tentu disertai dengan sisi yang tak kalah pentingnya yaitu selalu Inovastif. Inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan kreativitas dalam rangka memecahkan persolan-persolan dan peluang untuk meningkatkan dan memperkaya kehidupan.
Dengan, kreativitas mengandung makna yang penting dalam menciptakan sesuatu yang asalnya tidak ada. Juga kreativitas merupakan hasil kerjasama masa kini untuk memperbaiki masa lalu dengan cara baru. Atau bias pula kreativitas itulah menjadi sebuah terobosan yang menggantikan sesuatu dengan sesuatu yang lebih sederhana dan lebih baik.
Dalam bisnis diperlukan pula sebuah Perilaku Inovatif yang Tinggi. Dimana setiap saat kita akan menentukan sebuah langkah perubahan perlu memberi inovasi pada produk/jasa yang kita hasilkan. Menjadi wirausaha yang handal tidaklah mudah. Tetapi tidaklah sesulit yang dibayangkan banyak orang, karena setiap orang dalam belajar berwirausaha. Ada tiga hal yang selalu dihadapi seorang wirausaha di bidang apapun, yakni: pertama, obstacle (hambatan); kedua, hardship (kesulitan); ketiga, very rewarding life (imbalan atau hasil bagi kehidupan yang memukau). Sesungguhnya kewirausahaan dalam batas tertentu adalah untuk semua orang. Mengapa? cukup banyak alasan untuk mengatakan hal itu. Pertama, setiap orang memiliki cita-cita, impian, atau sekurang-kurangnya harapan untuk meningkatkan kualitas hidupnya sebagai manusia. Hal ini merupakan semacam “intuisi” yang mendorong manusia normal untuk bekerja dan berusaha. “Intuisi” ini berkaitan dengan salah satu potensi kemanusiaan, yakni daya imajinasi kreatif.
Karena manusia merupakan satu-satunya mahluk ciptaan Tuhan yang, antara lain, dianugerahi daya imajinasi kreatif, maka ia dapat menggunakannya untuk berpikir. Pikiran itu dapat diarahkan ke masa lalu, masa kini, dan masa depan. Dengan berpikir, ia dapat mencari jawaban-jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan penting seperti: Dari manakah aku berasal? Dimanakah aku saat ini? Dan kemanakah aku akan pergi? Serta apakah yang akan aku wariskan kepada dunia ini?
Itulah sebuah perenungan kecil untuk dapat menggiring usaha kita agar lebih berkarakter dan punya nilai lebih yang dapat menjadi keunggulan berkat sentuhan inovasi dan kreativitas yang tiada henti…..Selamat berkreasi dan berinovasi untuk perubahan yang lebih baik dalam bisnis kita….
Penulis : Achmad Rosyad, SP., MM
Widyaiswara UPTD P3W Jawa Barat